11 October 2026       96 kali

PASIRIAN -  Semangat gotong royong terus ditunjukkan oleh anggota Pramuka Gugus Depan 10.157 “Arya Wiraraja” dan 10.158 “Nararya Kirana” pangkalan MAS Syech Tambuh Pasirian dalam kegiatan Renovasi Rumah Aksi Pramuka Peduli Tahap II. Memasuki hari kedua, Minggu (11/10/2026), para anggota Pramuka kembali turun langsung membantu warga melalui kegiatan renovasi rumah di Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan Surat Edaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur tertanggal 6 Oktober 2026. Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.
Dalam agenda tersebut, Gugus Depan MAS Syech Tambuh menugaskan dua anggota putra dan satu anggota putri, yakni Kak Danay, Kak Ilham, dan Kak Khoir. Ketiganya turut bergabung dalam kegiatan sosial dengan semangat pengabdian dan kebersamaan.
Pada hari kedua ini, kegiatan renovasi menyasar dua rumah warga di Dusun Purut, Desa Bades, yaitu rumah Bapak Sunaryo dan Bapak Mustaqim. Para peserta bergotong royong membersihkan area rumah, mengecat bagian tembok dan kayu, serta merapikan bagian-bagian rumah yang berlubang atau kondisinya sudah tidak layak.
Pekerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan semangat kerja sama dan kepedulian. Meskipun kegiatan yang dilakukan terlihat sederhana, upaya tersebut diharapkan dapat membuat kondisi rumah menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk ditempati.
Keikutsertaan Pramuka MAS Syech Tambuh dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar lingkungan madrasah. Para peserta tidak hanya belajar tentang kerja bakti, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka, terutama rela menolong dan tabah, disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama.
Kamabigus Gugus Depan MAS Syech Tambuh menekankan pentingnya menjadikan kegiatan Pramuka sebagai sarana pembentukan karakter yang diwujudkan melalui tindakan nyata. Menurutnya, anggota Pramuka tidak cukup hanya memahami teori kepramukaan atau mengikuti kegiatan seremonial, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Melalui kegiatan Aksi Pramuka Peduli ini, saya berharap anak-anak belajar bahwa menjadi Pramuka bukan hanya tentang seragam, tanda kecakapan, atau kegiatan di pangkalan. Lebih dari itu, Pramuka harus memiliki kepedulian, kepekaan sosial, dan kemauan untuk membantu sesama. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, kita harus hadir sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” demikian amanat Kamabigus yang dapat menjadi pedoman bagi seluruh anggota Pramuka.
Kamabigus juga berpesan agar para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, menghormati masyarakat setempat, serta mengutamakan keselamatan selama bekerja. Pengalaman membantu renovasi rumah diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur sekaligus mengajarkan bahwa semangat gotong royong merupakan kekuatan penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Partisipasi pada hari kedua ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat dilakukan melalui pengabdian langsung. Pramuka MAS Syech Tambuh diharapkan terus tumbuh sebagai generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga berjiwa sosial, berakhlak baik, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Powered by Froala Editor