06 January 2026       86 kali
Pasirian - Dalam rangka meningkatkan keterampilan peserta didik di bidang keterampilan praktis dan wirausaha, Madrasah Aliyah Syech Tambuh menggelar kegiatan pengembangan skill tata busana melalui pelatihan menjahit. Kegiatan ini dibina langsung oleh Ustadz Ngadi dan dilaksanakan di ruang keterampilan MA Syech Tambuh. Selasa, 06/01/2026.

Kegiatan pengembangan skill tata busana melalui pelatihan menjahit bertujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan praktis yang dapat diterapkan di dunia kerja maupun usaha mandiri. Melalui pelatihan ini, peserta didik belajar mengenal dasar-dasar tata busana, teknik menjahit, serta proses pembuatan pakaian yang rapi dan sesuai ukuran.

Manfaat dari kegiatan ini sangat besar bagi peserta didik. Selain meningkatkan keterampilan tangan dan kreativitas, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa sabar, teliti, dan tanggung jawab dalam berkarya. Peserta didik menjadi lebih percaya diri karena mampu menghasilkan produk nyata dari hasil kerja mereka sendiri.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung yang bernilai ekonomis, di mana peserta didik dapat memahami peluang usaha di bidang busana. Dengan keterampilan menjahit yang dimiliki, mereka memiliki bekal untuk mandiri dan siap bersaing di dunia kerja.
Melalui program ini, Madrasah Aliyah Syech Tambuh berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang berilmu, terampil, dan siap menghadapi tantangan zaman, serta mampu memanfaatkan keterampilan yang dimiliki sebagai bekal hidup yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik yang memiliki minat khusus di bidang tata busana, terutama dalam hal teknik dasar menjahit, mengukur pola, serta membuat karya busana sederhana. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung dalam membuat pakaian dengan hasil karya mereka sendiri.

Kepala Madrasah, Muhammad Maftuh Sururi, menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan skill ini merupakan bagian dari program madrasah dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan keterampilan hidup (life skill). “Kami ingin peserta didik memiliki bekal keterampilan yang dapat digunakan setelah lulus, baik untuk bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Powered by Froala Editor