15 April 2026
3 kali
Lumajang – Dalam rangka memperkuat pemahaman ilmu keislaman dan membentuk karakter peserta didik yang berakhlakul karimah, Madrasah Aliyah Syech Tambuh kembali melaksanakan kegiatan rutin Kajian Kitab Kuning Mabadi Fiqih pada Rabu (15/04/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Misry ini diikuti oleh seluruh peserta didik dengan penuh antusias dan kekhusyukan.Kajian kitab kuning tersebut disampaikan secara langsung oleh Ustadz Khoirun Nasikhin yang memberikan penjelasan mengenai berbagai dasar-dasar ilmu fiqih yang terdapat dalam Kitab Mabadi Fiqih. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan pentingnya mempelajari ilmu fiqih sebagai pedoman dalam menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari sesuai tuntunan syariat Islam.
Suasana kajian berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta didik terlihat menyimak setiap penjelasan yang disampaikan, mencatat poin-poin penting, serta aktif mengajukan pertanyaan terkait materi yang dipelajari. Metode penyampaian yang komunikatif membuat peserta didik lebih mudah memahami isi kitab yang menjadi salah satu kitab dasar dalam pembelajaran ilmu fiqih.
Ustadz Khoirun Nasikhin menyampaikan bahwa mempelajari kitab kuning merupakan salah satu cara untuk menjaga tradisi keilmuan Islam yang telah diwariskan oleh para ulama terdahulu. Melalui kajian ini, peserta didik diharapkan mampu memahami hukum-hukum dasar dalam Islam sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Kajian kitab kuning tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam. Ilmu yang dipelajari harus mampu menjadi pedoman dalam beribadah, bermuamalah, dan berinteraksi dengan sesama," jelas beliau.
Kegiatan kajian kitab kuning Mabadi Fiqih ini merupakan salah satu program rutin Madrasah Aliyah Syech Tambuh yang bertujuan menanamkan kecintaan peserta didik terhadap khazanah keilmuan Islam klasik sekaligus memperkuat pemahaman agama sebagai bekal kehidupan di masa depan.
Kepala Madrasah Aliyah Syech Tambuh menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurut beliau, kajian kitab kuning merupakan bagian penting dari pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual peserta didik.
"Madrasah memiliki tanggung jawab untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat. Melalui kajian Kitab Mabadi Fiqih ini, peserta didik diharapkan semakin memahami ajaran Islam secara benar dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," tutur Kepala Madrasah.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta didik agar senantiasa menjaga semangat belajar dan menghormati para guru yang telah membimbing mereka dalam menuntut ilmu.
"Keberkahan ilmu tidak hanya diperoleh melalui kecerdasan, tetapi juga melalui kesungguhan dalam belajar, keikhlasan, dan penghormatan kepada guru. Oleh karena itu, ikutilah setiap kajian dengan penuh perhatian dan niat yang tulus untuk mencari ilmu yang bermanfaat."
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan kajian kitab kuning sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
"Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, kita membutuhkan pondasi agama yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif. Kitab kuning mengajarkan banyak nilai kehidupan yang sangat relevan untuk membentuk generasi yang berakhlakul karimah, bertanggung jawab, dan memiliki prinsip hidup yang jelas berdasarkan ajaran Islam."
Beliau berharap kegiatan kajian kitab kuning dapat terus dilaksanakan secara istiqamah dan menjadi budaya akademik keagamaan yang melekat dalam kehidupan peserta didik Madrasah Aliyah Syech Tambuh.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Khoirun Nasikhin. Melalui kegiatan ini, Madrasah Aliyah Syech Tambuh kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pendalaman nilai-nilai keislaman guna mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Lumajang – Dalam rangka memperkuat pemahaman ilmu keislaman dan membentuk karakter peserta didik yang berakhlakul karimah, Madrasah Aliyah Syech Tambuh kembali melaksanakan kegiatan rutin Kajian Kitab Kuning Mabadi Fiqih pada Rabu (15/04/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Misry ini diikuti oleh seluruh peserta didik dengan penuh antusias dan kekhusyukan.Kajian kitab kuning tersebut disampaikan secara langsung oleh Ustadz Khoirun Nasikhin yang memberikan penjelasan mengenai berbagai dasar-dasar ilmu fiqih yang terdapat dalam Kitab Mabadi Fiqih. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan pentingnya mempelajari ilmu fiqih sebagai pedoman dalam menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari sesuai tuntunan syariat Islam.Suasana kajian berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta didik terlihat menyimak setiap penjelasan yang disampaikan, mencatat poin-poin penting, serta aktif mengajukan pertanyaan terkait materi yang dipelajari. Metode penyampaian yang komunikatif membuat peserta didik lebih mudah memahami isi kitab yang menjadi salah satu kitab dasar dalam pembelajaran ilmu fiqih.
Ustadz Khoirun Nasikhin menyampaikan bahwa mempelajari kitab kuning merupakan salah satu cara untuk menjaga tradisi keilmuan Islam yang telah diwariskan oleh para ulama terdahulu. Melalui kajian ini, peserta didik diharapkan mampu memahami hukum-hukum dasar dalam Islam sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Kajian kitab kuning tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam. Ilmu yang dipelajari harus mampu menjadi pedoman dalam beribadah, bermuamalah, dan berinteraksi dengan sesama," jelas beliau.
Kegiatan kajian kitab kuning Mabadi Fiqih ini merupakan salah satu program rutin Madrasah Aliyah Syech Tambuh yang bertujuan menanamkan kecintaan peserta didik terhadap khazanah keilmuan Islam klasik sekaligus memperkuat pemahaman agama sebagai bekal kehidupan di masa depan.
Kepala Madrasah Aliyah Syech Tambuh menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurut beliau, kajian kitab kuning merupakan bagian penting dari pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual peserta didik.
"Madrasah memiliki tanggung jawab untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat. Melalui kajian Kitab Mabadi Fiqih ini, peserta didik diharapkan semakin memahami ajaran Islam secara benar dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," tutur Kepala Madrasah.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta didik agar senantiasa menjaga semangat belajar dan menghormati para guru yang telah membimbing mereka dalam menuntut ilmu.
"Keberkahan ilmu tidak hanya diperoleh melalui kecerdasan, tetapi juga melalui kesungguhan dalam belajar, keikhlasan, dan penghormatan kepada guru. Oleh karena itu, ikutilah setiap kajian dengan penuh perhatian dan niat yang tulus untuk mencari ilmu yang bermanfaat."
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan kajian kitab kuning sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
"Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, kita membutuhkan pondasi agama yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif. Kitab kuning mengajarkan banyak nilai kehidupan yang sangat relevan untuk membentuk generasi yang berakhlakul karimah, bertanggung jawab, dan memiliki prinsip hidup yang jelas berdasarkan ajaran Islam."
Beliau berharap kegiatan kajian kitab kuning dapat terus dilaksanakan secara istiqamah dan menjadi budaya akademik keagamaan yang melekat dalam kehidupan peserta didik Madrasah Aliyah Syech Tambuh.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Khoirun Nasikhin. Melalui kegiatan ini, Madrasah Aliyah Syech Tambuh kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pendalaman nilai-nilai keislaman guna mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Powered by Froala Editor
BANYAK DIBACA
Rapat Bulanan Madrasah Bahas Evaluasi Kinerja dan Persiapan Kegiatan Akhir Semester Genap
20 May 2025
437 kali
Baca
Pelaksanaan MGMP Fisika di Perpustakaan MAN Lumajang Bahas Kurikulum Berbasis Cinta
30 January 2026
400 kali
Baca
Kepala Bangdiklat Argawana Indonesia Dr. Muchamad Taufiq Tekankan Generasi Muda Harus Hindari Sikap Malas
30 November 2025
367 kali
Baca
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Puskesmas Pasirian Dukung Program UKS di Madrasah Aliyah Syech Tambuh
22 September 2025
366 kali
Baca
Kirimkan 6 Siswa Terbaik untuk Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2025 Tingkat Kaupaten
09 September 2025
325 kali
Baca
Tim Pramuka MA Syech Tambuh Laksanakan Program Penghijauan Melalui Penanaman Bibit Sayuran
14 November 2025
278 kali
Baca