08 April 2026
34 kali
Lumajang – Dalam upaya menumbuhkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta keterampilan peserta didik, guru mata pelajaran Prakarya Madrasah Aliyah Syech Tambuh menggelar kegiatan praktik pembuatan pot tanaman dari galon bekas pada Rabu (08/04/2026).Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang mengajak siswa untuk memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai estetika. Dengan bimbingan guru mata pelajaran Prakarya, para siswa secara antusias mengubah galon bekas menjadi pot tanaman yang menarik dan siap digunakan.
Proses pembuatan dimulai dengan membersihkan galon bekas, memotong sesuai desain yang diinginkan, menghaluskan bagian tepi agar aman digunakan, hingga menghias pot dengan berbagai warna dan motif kreatif. Setiap kelompok siswa menunjukkan ide dan inovasi masing-masing sehingga menghasilkan pot yang unik dan menarik.
Guru mata pelajaran Prakarya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam mengolah limbah plastik menjadi barang yang bermanfaat. Selain melatih keterampilan tangan, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan melalui konsep daur ulang.
"Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar membuat sebuah produk, tetapi juga belajar bagaimana memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang bernilai. Ini merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter yang menanamkan sikap kreatif, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab," jelas guru Prakarya.
Hasil pot yang telah dibuat nantinya akan dimanfaatkan untuk program penghijauan madrasah. Setiap kelas akan menanam berbagai jenis tanaman di dalam pot tersebut dan menempatkannya di depan kelas masing-masing. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang lebih hijau, asri, bersih, dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.
Kepala Madrasah Aliyah Syech Tambuh memberikan apresiasi atas kreativitas guru dan peserta didik dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Menurut beliau, pembelajaran seperti ini sangat penting karena mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang menggabungkan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan kepedulian sosial.
"Dunia pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga harus memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik. Kegiatan pembuatan pot dari galon bekas ini merupakan contoh pembelajaran yang sangat baik karena mengajarkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan," ujar Kepala Madrasah.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta didik agar menjaga dan merawat hasil karya yang telah dibuat dengan penuh tanggung jawab.
"Saya berharap pot-pot yang telah dibuat tidak hanya menjadi pajangan semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk menanam dan merawat berbagai jenis tanaman. Dengan begitu, siswa dapat belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membangun budaya hidup bersih serta hijau di lingkungan madrasah."
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal dalam menciptakan madrasah yang ramah lingkungan.
"Menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Melalui kegiatan daur ulang dan penghijauan ini, saya berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jadikan Madrasah Aliyah Syech Tambuh sebagai madrasah yang hijau, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah."
Kegiatan praktik pembuatan pot dari galon bekas berlangsung dengan penuh semangat dan kreativitas. Para peserta didik tampak bangga dengan hasil karya mereka yang nantinya akan mempercantik lingkungan madrasah sekaligus menjadi sarana belajar untuk mencintai dan menjaga alam sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Madrasah Aliyah Syech Tambuh kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan serta mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kehidupan.
Lumajang – Dalam upaya menumbuhkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta keterampilan peserta didik, guru mata pelajaran Prakarya Madrasah Aliyah Syech Tambuh menggelar kegiatan praktik pembuatan pot tanaman dari galon bekas pada Rabu (08/04/2026).Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang mengajak siswa untuk memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai estetika. Dengan bimbingan guru mata pelajaran Prakarya, para siswa secara antusias mengubah galon bekas menjadi pot tanaman yang menarik dan siap digunakan.Proses pembuatan dimulai dengan membersihkan galon bekas, memotong sesuai desain yang diinginkan, menghaluskan bagian tepi agar aman digunakan, hingga menghias pot dengan berbagai warna dan motif kreatif. Setiap kelompok siswa menunjukkan ide dan inovasi masing-masing sehingga menghasilkan pot yang unik dan menarik.
Guru mata pelajaran Prakarya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam mengolah limbah plastik menjadi barang yang bermanfaat. Selain melatih keterampilan tangan, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan melalui konsep daur ulang.
"Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar membuat sebuah produk, tetapi juga belajar bagaimana memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang bernilai. Ini merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter yang menanamkan sikap kreatif, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab," jelas guru Prakarya.
Hasil pot yang telah dibuat nantinya akan dimanfaatkan untuk program penghijauan madrasah. Setiap kelas akan menanam berbagai jenis tanaman di dalam pot tersebut dan menempatkannya di depan kelas masing-masing. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang lebih hijau, asri, bersih, dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.
Kepala Madrasah Aliyah Syech Tambuh memberikan apresiasi atas kreativitas guru dan peserta didik dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Menurut beliau, pembelajaran seperti ini sangat penting karena mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang menggabungkan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan kepedulian sosial.
"Dunia pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga harus memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik. Kegiatan pembuatan pot dari galon bekas ini merupakan contoh pembelajaran yang sangat baik karena mengajarkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan," ujar Kepala Madrasah.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta didik agar menjaga dan merawat hasil karya yang telah dibuat dengan penuh tanggung jawab.
"Saya berharap pot-pot yang telah dibuat tidak hanya menjadi pajangan semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk menanam dan merawat berbagai jenis tanaman. Dengan begitu, siswa dapat belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membangun budaya hidup bersih serta hijau di lingkungan madrasah."
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal dalam menciptakan madrasah yang ramah lingkungan.
"Menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Melalui kegiatan daur ulang dan penghijauan ini, saya berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jadikan Madrasah Aliyah Syech Tambuh sebagai madrasah yang hijau, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah."
Kegiatan praktik pembuatan pot dari galon bekas berlangsung dengan penuh semangat dan kreativitas. Para peserta didik tampak bangga dengan hasil karya mereka yang nantinya akan mempercantik lingkungan madrasah sekaligus menjadi sarana belajar untuk mencintai dan menjaga alam sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Madrasah Aliyah Syech Tambuh kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan serta mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kehidupan.
Powered by Froala Editor
BANYAK DIBACA
Rapat Bulanan Madrasah Bahas Evaluasi Kinerja dan Persiapan Kegiatan Akhir Semester Genap
20 May 2025
437 kali
Baca
Pelaksanaan MGMP Fisika di Perpustakaan MAN Lumajang Bahas Kurikulum Berbasis Cinta
30 January 2026
400 kali
Baca
Kepala Bangdiklat Argawana Indonesia Dr. Muchamad Taufiq Tekankan Generasi Muda Harus Hindari Sikap Malas
30 November 2025
367 kali
Baca
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Puskesmas Pasirian Dukung Program UKS di Madrasah Aliyah Syech Tambuh
22 September 2025
366 kali
Baca
Kirimkan 6 Siswa Terbaik untuk Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2025 Tingkat Kaupaten
09 September 2025
325 kali
Baca
Tim Pramuka MA Syech Tambuh Laksanakan Program Penghijauan Melalui Penanaman Bibit Sayuran
14 November 2025
278 kali
Baca